Saat ini, Kota Serang dilanda banjir akibat hujan deras sejak kemarin malam.
Selain itu, data BPBD menunjukkan 1.023 rumah terendam air.
Menurut laporan BPBD, ribuan jiwa terdampak langsung oleh banjir ini.
Dengan kata lain, warga harus mengungsi ke tempat aman sementara waktu.
Di sisi lain, akses jalan di beberapa wilayah tersumbat.
Selain itu, listrik dan air bersih sempat terganggu di beberapa desa.
Baca juga: Pasar Lemahabang Cirebon Terbakar, Diduga Dipicu Sambaran Petir
Lebih lanjut, petugas BPBD bersama relawan terus mengevakuasi warga terdampak.
Dengan demikian, risiko korban jiwa dapat diminimalkan.

Padahal, beberapa rumah berada di dataran rendah yang rawan banjir.
Akibatnya, sebagian warga harus mengungsi ke gedung sekolah dan balai desa.
Namun, pemerintah kota menyiapkan bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.
Sebaliknya, warga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.
Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada.
Dengan kata lain, warga sebaiknya menghindari daerah yang masih tergenang.
Baca juga: Gelagat Partai Politik Mau Atur Pilkada Lewat DPRD
Pada akhirnya, banjir di Kota Serang menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat.
Dengan demikian, langkah antisipatif harus diperkuat agar dampak banjir lebih minimal di masa depan.
Sebagai kesimpulan, hujan deras menyebabkan ribuan jiwa terdampak dan rumah terendam.
Oleh karena itu, koordinasi antara warga dan pemerintah menjadi kunci dalam penanganan bencana ini.











