Tumpukan sampah terlihat menggunung di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Kondisi tersebut memicu keluhan pedagang karena mengganggu aktivitas jual beli.
Selain mengganggu kenyamanan, bau menyengat dari sampah menimbulkan kekhawatiran soal kesehatan. Pasar menjadi kurang layak dikunjungi.
Baca Juga:PDIP: Usul Pilkada via DPRD Sudah Berhasil
Pedagang menyebut sampah sudah menumpuk selama beberapa hari tanpa pengangkutan maksimal. Situasi ini membuat lingkungan pasar semakin semrawut.

Pengelola pasar mengakui adanya kendala teknis dalam proses pengangkutan. Koordinasi dengan instansi terkait sedang diupayakan.
Warga berharap ada penanganan cepat agar kondisi pasar kembali normal.
Baca Juga:Masa Depan Layar OLED Samsung: Rumah, Mobil, Robot
Penanganan sampah dinilai perlu solusi jangka panjang. Pasar tradisional diharapkan tetap bersih dan nyaman bagi semua pihak.






![69e89a9b114d5[1]](https://www.tempegateway.biz/wp-content/uploads/2026/04/69e89a9b114d51-148x111.jpg)
![P35556752D7045942G[1]](https://www.tempegateway.biz/wp-content/uploads/2026/04/P35556752D7045942G1-148x111.webp)
![ketua-ombudsman-diduga-terima-suap-rp-15-m-dari-pengusaha-nikel_307608[1]](https://www.tempegateway.biz/wp-content/uploads/2026/04/ketua-ombudsman-diduga-terima-suap-rp-15-m-dari-pengusaha-nikel_3076081-148x111.png)
![cakaplahcom_mtd4n_135036[1]](https://www.tempegateway.biz/wp-content/uploads/2026/04/cakaplahcom_mtd4n_1350361-148x111.jpg)
![69dd700d4f467[1]](https://www.tempegateway.biz/wp-content/uploads/2026/04/69dd700d4f4671-148x111.jpg)

